10 Khasiat Daun Waru Serta Resepnya


Siapa sangka, bila sesungguhnya daun mempunyai bermacam manfaat yang bermacam untuk penyembuhan manusia. Walau sebenarnya, tanaman ini dulunya di kenal cuma untuk tanaman perindang rumah, jalan dan sebagainya. Tetapi saat ini, daun waru jadi pohon yang langka saat itu juga, saat beberapa peneliti mengetaui manfaat daun waru ini.

10 Manfaat Daun Waru 

1. Obat TB Paru.
2. Obat Batuk.
3. Obat Batuk Berdahak.
4. Obat Amandel.
5. Obat Radang Usus.
6. Obat Berak Berdarah serta Lendir pada Anak.
7. Obat Muntah Darah.
8. Obat Rambut Rontok.
9. Penyubur Rambut.
10. Obat Bisul.

Daun Waru Dapat Jadi Obat 

Untuk penyembuhan dengan cara umum, manfaatkanlah daun yang masih tetap fresh sejumlah 50-100 lembar, lalu rebuslah sampai mendidih serta diminum.

Sedang untuk penggunaan luar, giling dahulu daun waru fresh seperlunya hingga halus.
Lalu turapkan ramuan ini pada kelainan kulit, seperti bisul atau gosokkan pada kulit kepala untuk menghindar kerontokan rambut serta juga sebagai penyubur rambut.

Bila daun waru bakal dipakai untuk menyembuhkan penyakit, jadi ikuti ketentuan terutama untuk membuat

10 Manfaat Daun Waru Dan Resepnya yaitu seperti berikut :

1. Penyembuhan TB Paru. 
Potong-potong 1 genggam daun waru fresh, lantas dicuci sekedarnya.
Tambahkan 3 gelas air.
Rebus hingga airnya tersisa 3/4.
Sesudah dingin, disaring serta tambahkan air gula seperlunya.
Diminum 3 kali satu hari masing-masing 3/4 gelas.

2. Penyembuhan Batuk.
Bersihkan 10 lembar daun waru fresh.
Potong-potong sekedarnya.
Tambahkan 3 gelas air minum bersih.
Rebus sampai air tersisa 3/4 sisi.
Saring serta dan tambahkan madu.
Diminum 3 kali satu hari masing-masing 1/3 sisi.

3. Penyembuhan Batuk. 
Bersihkan 10 lembar dau waru fresh yang masih tetap muda serta bersihkan.
Tambahkan gula batu seukuran telur burung merpati.
Tambahkan 3 gelas air.
Rebus sampai air tersisa 3/4 sisi.
Sesudah dingin, airnya disaring.
Diminum 3 kali satu hari masing-masing 1/3 sisi.

4. Penyembuhan Radang Amandel. 
Bersihkan 1 genggan daun waru fresh.
Rebus dalam 2 gelas air sampai tersisa 1, 5 gelas.
Saring serta minum.
Ketentuan 3-4 kali sahari masing-masing seteguk.

5. Penyembuhan Radang Usus.
Makan daun waru muda yang masih tetap kuncup juga sebagai lalap.

6. Penyembuhan Berak Darah Anak.
Bersihkan 7 lembar daun waru yang masih tetap kuncup hingga bersih.
Tambahkan air sembari diremas-remas hingga airnya mengental seperti selai.
Tambahkan gula aren sebesar kacang tanah sembari diaduk hingga larut.
Lalu peras serta saring memakai sepotong kain halus.
Minum air dari saringan itu sekalian.

7. Penyembuhan Muntah Darah. 
Bersihkan 10 lembar daun waru fresh sampai bersih.
Lalu giling hingga halus.
Tambahkan 1 cangkir air mium sembari diremas-remas.
Saring serta tambahkan air gula seperlunya.
Diminum sekalian.

8. Pemakaian pada Rambut Rontok.
Bersihkan 30 lembar daun waru fresh serta 20 daun randu fresh.
Giling hingga halus.
Tambahkan 2 sendok minyak jarak serta perasan 1 buah jeruk nipis.
Aduk sampai rata.
Saring dengan sepotong kain sembari diperas.
Pakai air perasannya untuk menggosok-gosok kulit kepala.
Kerjakan pada sore hari sesudah mandi lalu bungkuslah rambut dengan handuk.
Keramas pada esok harinya.
Kerjakan 3 kali satu minggu.

9. Juga sebagai Penubur Rambut. 
Bersihkan 15 lembar daun waru muda lalu rmas-remas dalam 1 gelas air bersih hingga airnya seperti selai.
Peras serta saring dengan menggunkan kain.
Embunkan cairan yang terkumpul sepanjang semalam.
Esok paginya, pakai cairan itu untuk membasahi rambut serta kulit kepala.
Alhasil, kepala jadi sejuk serta rambut akan tumbuh lebih subur.

10. Penyembuhan Bisul. 
Bersihkan 5 daun waru fresh lalu giling serta tempelkan pada bisul yang sakit.

Beberapa besar riset ini dikerjakan oleh orang Indonesia.
Mereka yaitu sekelompk mahasiswa Fakultas MIPA Kampus Negeri Yoyakarta yang bernama :
1. Yulia Linguistika dari prodi pendidikan Matematika.
2. Chomariyah dari pendidikan Biologi.
3. Ahmad Hanif Sidiq pendidikan Kimia.

Inspirasi berawal dari keingintahuan mereka perihal kandungan protein tempe dengan ragi daun waru yang nyatanya lebih unggul dari tempe dengan ragi konvensional, bahkan juga beberapa hal lain jadi diketemukan juga pada akhirnya termasuk juga khasiat-khasiat daun waru.