Dosa-Dosa Bisnis 1

Banyak orang bilang bahwa dunia bisnis adalah dunia yang kejam.Akibatnya,mungkin banyak pebisnis yang menghalalkan segala cara untuk mencapai target omzet atau keuntungan yang di tetapkan.Mereka tidak memedulikan lagi etika berbisnis

Dalam jangka pendek mungkin bisnis yang dijalankan dengan  menghalalkan segala cara akan memperoleh keuntungan yang besar tetapi yakinlah itu hanya keuntungan semu dn menipu.Pada saatnya setiap bisnis yang dijalankan dengan menghalalkan segala cara pasti akan ambruk.

Berikut ini,dosa-dosa bisnis yang harus dihindari oleh pebisnis Muslim agar bisnis yang dijalankan bukan hanya menghasilkan keuntungan,tetapi juga mendatangkan keberkahan dari Allah Swt

A. Lemah Semangat

Lemah semangat adalah penyakit mental yang harus dijauhi oleh setiap pebisnis.Orang yang lemah semangat tidak akan mampu memjalankan bisnis dengan baik.Baik bisa menjalankan bisnis ,sedangkah memotivasi dirinya sendirinya saja tidak bisa?

Dunia bisnis adalah dunia yang dinamis.Perubahan begitu cepat terjadi .Persaingan semakin ketat.sejalan dengan berlangsungnya perubahan yang semakin cepat,upgrade terhadap kapasitas dan kreativitas menjadi kunci keberhasilan.Semangat untuk terus belajar,belajar,dan belajar meng-upgrade kualitas diri dan bisnis secara terus-menerus harus memjadi  bagian dari karakter kita.

Dengan perkembangan yang begitu cepat dan dinamis maka pebisnis yang tangguh saja yang bisa terus eksis mempertahankan  dan membangun usahanya.Sementara,pebisnis yang lemah sudah pasti akan tergilas oleh roda persaingan bisnis yang semakin kompetitif.

Pengusaha yang mampu bertahan adalah mereka yang selalu melakukan perbaikan secara terus-menerus sehingga mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan inovatif.Sensitif mampu perubahan dan selalu siap bertransformasi adalah salahsatu prinsip yang menjadi  kunci sukses dalam mengembangkan bisnis dengan kecepatan yang mengagumkan.

Dengan demikian,jika ingin mampu bersaing dan berhasil dalam bisnis,penyakit lemah semangat mutlak harus dijauhi.Jangan sampai kita terjangkit penyakit ini.Penyakit lemah semangat hanya akan menghasilkan pebisnis yang lemah mental.Baru menghadapi tantangan kecil dalam bisnis ,sudah kehilangan pijakan.persis seperti anak ayam yang kehilangan induknya.

Jadi,enyahkan penyakit lemah semangat dalam diri kita.Bersemangatlah membangun bisnis dan menyongsong masa depan gemilang.

B.Malas

Malas adalah Saudara kembar dari lemah semangat.Orang yang malas akan cendrung menghabiskan waktunya untuk hal-hal yang berkurang bermanfaat.Bahkan,tidak bermanfaat sama sekali,seperti begadang,mengobrol yang tidak karuan sampai berjam-jam ,nongkrong-nongkrong(kongkow) dikafe,mall, dan sebagainya.

Ada sebuah cerita menarik yang kita ambil pelajaran.Berikut ini ceritanya.

Di Suatu kampung,ada seorang pemuda yang suka bermalas-malasan.Suatu sore ia berjumpa  dengan seorang nelayan yang membawa ikan-ikan hasil tangkapannya dalam keranjang.Pemuda itu bergumam,"Ah,andai saya memiliki ikan sebanyak itu ,tentu hidup saya tidak akan seperti ini lagi.Hidup saya akan berubah menjadi lebih baik karena saya bisa menjual ikan -ikan tersebut,dan uangnya akan saya belikan pakaian dan makanan."

Suatu ketika ,seorang nelayan meminta tolong kepada pemuda itu untuk menjaga tali pancingannya.

"Anak muda,saya harus pergi sebentar ke ujung jalan itu.Ada sesuatu yang harus saya lakukan.Maukah kamu menolong saya untuk menjaga tali pancing ini? Saya akan memberikan sejumlah ikan hasil pancingan kepadamu sebagai imbalannya,"kata nelayan itu.

Dengan senang hati,pemuda miskin itu menerima  tawaran tersebut.Tidak lama kemudian,ikan mulai mengigit tali pancing yang dipeganganya.ia sangat senang.Tanpa terasa selama hampir 2 jam itu,ia telah mendapat mendapatkan lebih dari sepuluh sekor ikan.Ia tersenyum lebar dan tampak begitu menikmati pekerjaannya.

Setelah sang nelayan kembali,pemuda miskin itu menyerahkan tali pancingan bersama ikan dalam keranjang.

"Anak muda ,ambillah semua ikan itu.Kamu berhak memperolehnya karena telah bekerja,"kata sang nelayan sembari menyerahkan keranjang berisi ikan-ikan tersebut.

Pemuda miskin itu menerimanya dengan senang hati.Ketika pemuda miskin itu hendak beranjak pergi,sang nelayan berujar,"Anak muda,kamu masih sangat muda .Energimu masih sangat banyak dan kamu tampak sehat bugar.Jangan pernah menghabiskan waktumu untuk berkhayal dan berharap akan mendapat sesuatu tanpa bekerja.Sibukkanlah dirimu lemparkan'kal' yang kamu miliki dan wujudkan impianmi."Pemuda miskin itu hanya bisa terdiam dan menyadari keliruannya selama ini .

Cerita tentang pemuda diatas memberikan bukti nyata  bahwa malas tidak mendatangkan manfaat apapun,Sebaliknya,ia hanya mengakibatkan kerugian.Orang yang malas tidak akan mampu menatap masa depannya.ia hanya berkhayal dan berharap nasib baik mendekat dalam kehidupannya.Jika ia tidak mau mengenyahkan penyakit mentalnya ini,kemungkian besar masa depannya akan suram.

Demikian  pula,dengan seorang pebisnis yang malas .Rasanya bisa dipastikan perlahan-lahan bisnisnya akan hancur lebur.Bagaimana bisa sebuah bisnis dikelola dengan malas-malasan.Sementara itu,persaingan di luar sana demikian ketat dan tajam.Berbisnis dengan menggunakan strategi-strategi lama saja tanpa melakukan perbaikan yang berkesinambungan akan menyebabkan perusahaan tertinggal,apalagi bermalas-malasan.

Repotnya lagi penyakit malas ini bisa menular.Seorang pimpinan perusahaan yang malas mengembangkan bisnisnya akan memberikan dampak negatif bagi kinerja bawahnya.Penyakit malasnya akan menular  kepada bawahannya.Melihat pimpinannya malas-malasan,para karyawan ikut-ikutan malas-malasan.Jika sudah demikiana ,tinggal menunggu waktu saja saat kebangkrutan itu tiba.Dijamin dalam waktu yang tidak lama perusahaan yang dijalankan oleh orang-orang dengan mental demikian akan ambruk.

Oleh karena itu,sebagai pebisnis Muslim,kita harus mengenyahkan penyakit malas ini ini dalam diri kita.Islam menghendaki umatnya agar sungguh-sungguh dalam berbuat.Jika berbisnis,berbisnislah dengan sungguh-sungguh.Ingat makna dari bismillah yang kita  ucapkan saat akan memulai setiap aktivitas.

Mulai aktivitas dengan membaca bismillah berarti kita melibatkan Allah dalam perkerjaan kita.Pertama,bermakna kita meminta pertolongan kepada Allah agar perkerjaan atau aktivitas yang kita jalankan pada hari itu berjalan dengan baik dan lancar,serta memberikan hasil yang memuaskan.

Kedua ,bermakna kita bekerja dan beraktifitas atas nama Allah itu.Itu artinya,kita harus sunguh-sungguh dalam bekerja.Tidak boleh setengah-setengah.Sebab itu,kita bertindak atas nama Allah .Allah ikut serta dalam perkerjaan.Dengan demikian ,Allah akan membimbing dalam perkerjaan yang kita jalankan sehingga memberikan hasil sesuai yang diharapkan.

bersambung.........

sumber DOA-DOA BISNIS ,DOSA-DOSA BISNIS 
@2010 Oleh Ust Yusuf Mansur dan M.Syafe'ie El Bantanie